Pages

BECAUSE FANGIRLING IS TOO MAINSTREAM....

2 cmmnt(s)
Tengil ya judulnya? Hahaha, abisnya bingung milih judul apa. Seperti biasa, saya selalu paling ga bisa nentuin judul buat tulisan.

Jadi gini. Sepertinya saya punya sedikit perbedaan dalam mengidolakan seseorang. Bukan saya aja sih, tapi saya dan beberapa teman. Salah satunya si Riska Desianty.

Saya dan Riska itu suka BIGBANG. Tahun lalu BIGBANG banyak kena masalah, the lowest point mereka mungkin. Nah akhir Februari ini mereka muncul kembali alias comeback. Rilis album baru, world tour, muncul di berbagai acara TV, dan lain-lain. Oleh karena itu, comeback mereka pun besar-besaran, baik secara marketing maupun konsep.

Yang mau dingomongin di sini itu konsep. BIGBANG comeback dengan album terbaru mereka, ALIVE namanya. Musiknya jujur saja memang berbeda, asumsi saya kalau lagu-lagu di album ALIVE ini ga dikasih liriknya, mungkin orang-orang ga akan engeh kalau lagu-lagu tersebut lagu Korea. Benar-benar berbeda. Mungkin karena itu banyak orang yang aslinya ga suka lagu Korea pun bisa suka dengan ALIVE.

Selain itu, di ALIVE ini BIGBANG digambarkan semakin.... dewasa? Sepertinya itu kata yang tepat buat menggambarkan. Karena itu, konsep teaser photo comeback mereka pun begini.

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic
Daesung
GD - TOP
Seungri - Taeyang


Begitu lihat foto-foto ini, respon saya dan Riska adalah sebagai berikut:
Taeyang apa banget itu pamer badan dan tattoo?
Seungri.... mengapa harus pamer badan juga?
Rambut GD apaan banget deh huhu.
TOP oke lah.
Daesung dengan rambut blonde-nya cukup menggemparkan, tapi ya boleh lah bisa diterima lama-lama.


Tapi respon fans yang lain secara umumnya (internasional tepatnya, saya dapat komen-komen ini via BIGBANG international fanclub):
OMG OMG OMG TAEYANG IS SO HOT!!
SEUNGRI IS SOOO HANDSOME, HE’S MATURE NOW!
DAESUNG IS SO SEXY!
GD OMG THE LEADER IS BACK!
TOP.... I CAN’T BREATHE.


Sungguh berbeda.

Alasan saya dan Riska kecewa sama si Taeyang karena aslinya Taeyang tuh bukan yang tipe gitu deh, tapi dia itu tipe cowok manis. Bener-bener manis. Adorable boy.

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic




Terus-terus, music video BLUE kan dirilis noh tanggal 22 Februari.



Respon kami dan international fans cukup sama: GILA INI LAGU CANDU ABIS. KONSEP MUSIC VIDEO-NYA PUN OKE. I'M SINGING MY BLUUUU-HUUUU-HUUUUUES!



Ga lama, music video BAD BOY dirilis.



Respon kami:
Rambut GD huhu ga banget huhu. Terus jaket GD itu ada apaan sih bulu-bulu, jadi kayak kura-kura. X(

Respon international fans:
OMG THE BAD BOY. I DON’T CARE IF THEY’RE BAD BOYS, I’M IN LUVVVVVV. GD IS TOO CUTE!

Krik.



Terus Running Man. BIGBANG jadi tamu di Running Man. Saya. Super. Excited. Selain saya tahu BIGBANG punya sense of entertainment/variety yang cukup oke, Running Man pun konsep acara yang menyenangkan. Parah ga sabar, saya bisa ngebayangin betapa kocaknya mereka.

Tapi ternyata.... BIGBANG agak canggung di Running Man. Mereka main games hide&seek yang intinya cukup terkenal sebagai khas Running Man lah, tapi mereka cepet banget ketangkepnya. Durasi Running Man yang biasanya 1,5 jam kali ini cuma 51menit. Entah ini trik yang bikin penaaran (karena rating suatu acara pasti naik kalau ada BIGBANG, maklum baru comeback) atau apaan saya juga ga ngerti, soalnya BIGBANG muncul di 2 episode Running Man, eps 84 dan 85. Minggu ini baru eps 84. Mungkin supaya kita penasaran di minggu depan jadi yang 84 agak-agak gimana gitu? Hmm?

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic


Respon kami:
Daesung kok ga sekocak biasa ya? TOP diem banget yaaah. GD rambutnya ganggu, tapi dia cute banget. BIGBANG kayaknya gimana gitu, ketangkepnya cepet banget. Taeyang sangat sangat adorable, tapi copot dong itu bandana-bandanaan. ._.

Respon international fans:
THIS WAS TOO HILARIOUS! XD

..........



Dan yang paling baru, music video Fantastic Baby dirilis semalam.

Respon kami:
Cepet banget ya udah rilis MV lagi.

Respon international fans:
OMG CANT WAIT. TOO EXCITED.

Lalu ketika music video akhirnya dirilis...



Respon kami:
Daesung y u topless topless segala huhuhuhuh Taeyang whats with that earings?! And tattoos!? Dan pake baju gih sana! GD rambutnya PUHAHAHAHA.......... aneh x(

Respon international fans:
DAESUNG IS SO HOT. DAESUNG’S ABS.... DIES. FINALLY HE’S TOPLESS.
TAEYANG IS DAMN SEXY. OMG.
MY BODY IS READY.


Hahahahahahaha.................



Saya ga berani komentar ini di international fanclub, bisa habis saya, mahahaha. Soalnya saya pernah tuh sekali kasih kritik soal konsep comeback dan langsung disuruh ‘shut up’, ngahahaha. Sensitif memang beberapa fans-fans itu yak.

Agak kocak sih ngelihat perbedaan gini. Mereka heboh kesenangan sedangkan saya dan Riska meratap kenapa begini kenapa begitu. Walaupun tahu rambut GD yang panjang itu cuma hair-clip, kami tetap cukup terpukul, ngahahaha.

Tapi jujur deh, saya memang ga gitu suka kalau konsep sesuatu itu harus pamer badan. Kayaknya gimana gitu. Simpen aja deh badannya, saya juga ga mau lihat badan Daesung kayak gimana. Yang saya peduli itu betapa kocaknya Daesung, betapa suara dia bagus sekaleee bagus sekaleee bagus sekaleee, dan betapa menariknya personaliti dia.

Makanya saya kecewa berat ketika konsep dia di Fantastic Baby harus begitu segala. Saya tahu badan dia oke, karena pihak trainer manajemen sudah beberapa kali ‘pamer’ dan ngomong-ngomong kalau progress Daesung dalam ‘membentuk badan’ begitu cepat dan baik. Tapi ya.... gitu deh tau ah gelap.

Di video Fantastic Baby, ada satu adegan Daesung memakai jas dan di sana dia jaaaaaauh lebih tampan dibanding dia topless dengan rantai-rantai begituan. Huhu.

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic


Manajemen memang tahu bagaimana membuat mayoritas fans menggila dalam sekejap (karena itu Daesung dan Taeyang yang punya badan paling bagus disuruh pamer badan serta Seungri yang paling kecil yang biasanya kocak-kocak imut disuruh beradegan seksi dengan dancers), tapi sayangnya strategi itu ga kena ke saya dan teman-teman, nguahahaha.

Sekian.

***


Ngomong-ngomong, saya mau minta tolong dong. Saya lagi ikutan BIGBANG GLOBAL EVENT, intinya disuruh bikin cover gitu deh, terserah mau nyanyi/nari/main alat musik/masak/menjahit/ngelawak/atau-apa-pun-juga. Nah saya sendiri bikin video stopmotion.

Salah satu unsur penilaiannya adalah..... voting. Saya benci sekali sistem seperti ini, hahaha. Tapi apa boleh buat, karena hadiahnya sangat bikin mupeng, saya ikutan juga akhirnya.

Jadiii... Tolong vote video saya yaaaw ihi ihi, klik di sini, lalu select kategori BLUE - ETC - MOST POPULAR, lalu cari video dengan uploader bernama 'lulalenn'. Ketika postingan ini ditulis (07/03), video saya ada di page ke-3. Entah besok... semoga naik ke page 2 atau bahkan 1, hahaha. Cukup klik 'like' kok. Terus kalau videonya ga jelas (karena layout-nya kecil sekali di website), kalian bisa nonton via YouTube. Caranya tinggal klik saja video saya, hehehe.

Makasih lho sebelumnya. Ihi ihi. :}

SMOKING KIDS BY FRIEKE JANSSENS

2 cmmnt(s)
Image and video hosting by TinyPic


Frieke Jenssens was inspired by a YouTube video about a chainsmoking Indonesian toddler therefore she made this Smoking Kids project. I'm so in love with her photos. The kids are amazing.

I'm not that surprised knowing kids nowadays smoke. We live in rapidly changing society. Everything is possible to happen, everything seems right to be done. People set their own rules and belief about what's right and wrong. It's hard to say out loud your opinion about things and values without being hated afterward.

For me, I keep doing things that I believe it's right things to do based on my faith. It's really impossible to please everyone and I don't think I have to be a man-pleaser anyway.

I have nothing against smokers. I personally don't smoke because of health reason.
*Janssens didn't use real cigarettes. She used chalks and candles instead.

M.I.A - BAD GIRLS

0 cmmnt(s)
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic


"Live fast, die young, bad girls do it well. Live fast, die young, bad girls do it well.
Suki zuki, I'm coming in the Cherokee, gasoline, there's steam on the window screen."

I can't get this song out of my mind. And also, I'm in love with the music video. Dayum!


*I made the gifs.

WHAT'S GOOD ABOUT KOREAN ENTERTAINMENT?

4 cmmnt(s)
Image and video hosting by TinyPic

Apa bagusnya entertainment Korea sampai banyak orang tegila-gila?

Saya bisa sampai suka dengan entertainment Korea bukan karena banyak cowok cantik bertebaran di mana-mana. Banyak hal baru yang saya ga dapet dari entertainment Amerika/Eropa saya dapetin di entertainment Korea. Lagipula, memang Korean Wave ini udah berhasil nembus ga cuma di sekitar Asia, tapi sampai Eropa dan Amerika. Kalian pasti tahu baru-baru ini SNSD ada di Late Show with David Letterman dan Music Bank diadain di Paris. Yang paling baru, bule-bule kece New York sempat heboh dan sradag-srudug di airport NY serta saling teriak “Daesung saranghaeeeee!” waktu Big Bang tiba di sana.

Hal-hal ini bikin saya tambah sadar kalau entertainment Korea itu ga main-main.

Sebenernya saya ga baru-baru banget suka Korea. Dari dulu saya suka 2NE1. Cuma ga heboh gimana, beda sama yang sekarang. Huehe. Sekarang mah gerilya banget.

Image and video hosting by TinyPic

Saya sempet mikirin hal ini beberapa hari dan karena sekarang saya sudah liburan semester (cie, pamer) saya niatin nulis dan nuangin pemikiran serta analisa (tsah) saya ke blog.

Mau coba ‘membandingkan' entertainment Korea dan Amerika dalam beberapa aspek. Amerika di sini mewakili West dan Korea mewakili East (yang mana East di sini artinya Jepang dan Korea. Indonesia sorry sorry darling belum bisa disejajarkan nih, kecuali kita mau berubah jadi lebih original).

Oh iya satu lagi, karena ini liburan, saya bebas nulis seenak jidat saya karena itu siap-siap ya, postingan ini cukup panjang, hahaha.


Variety/TV shows
Amerika: saya ngikutin America’s Next Top Model (ANTM), Laguna Beach, One Tree Hill, Heroes, Grey’s Anatomy, dan Pretty Little Liars. Yang seru dari acara TV Amerika ini adalah dramanya dan visual kita terpuaskan oleh aktor yang tampan-tampan, hahaha!

Kalau kalian ikutin ANTM, pasti tahu nyaris di tiap cycle ada aja satu model yang rese, yang dijauhin dan berantem mulu sama model yang lain. Seru ya kalau udah berantem. Lain cerita kalau di Laguna Beach, LC sama Kristin berebutan Stephen mulu. Terus ada satu lagi, House of Carters. Kehidupan The Carters ini ga jauh-jauh dari perang mulut sepertinya. Taro gelas salah, berantem. Lupa nyapu, berantem. Seru, tapi lama-lama jadi over. Semua TV shows yang sebutin di atas itu udah ga saya ikutin. Bosen berantem terus, drama yang awalnya ditujukan untuk jadi nilai jual malah berbalik nyerang TV shows tersebut.

Image and video hosting by TinyPic

Heroes. Awal saya suka Heroes karena saya excited dengan power-power para tokoh utama, berasa mereka spesial gitu. Tapi lama-lama kok kayaknya banyak banget karakter baru dan mereka semua punya super-power..... ga spesial lagi ah. Yang ga punya super-power perasaan cuma si Mohinder Suresh.

Sekarang saya lagi ikutin Pretty Little Liars. Walaupun sebenernya PLL itu banyak pesan yang kurang oke (kayak gimana kita harus lebih percaya sama pacar dan teman dibanding orang tua sendiri), saya tetep ikutin karena saya penasaran siapa sih si A! Dan Holden, karakter baru di season 2, menarik sekali secara visual! Ya kan?! Wahahaha.

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Acara TV Amerika itu menang di alur dan ide cerita yang menarik, tapi sayangnya banyak pesan yang kurang cocok (karena perbedaan nilai dan budaya) yang tersimpan di sana. Mesti pinter-pinter nontonnya.

Korea: nah, kalau yang ini racun nih. Teman-teman saya punya pendapat kalau mau ‘ngeracunin’ seseorang dengan Korea itu jangan kasih musiknya, tapi kasih lihat variety shows/dramanya. Bener banget, karena saya sendiri bisa 'terjebak' di Korea lewat variety shows, Running Man.

Image and video hosting by TinyPic

Variety shows Korea itu menawarkan konsep yang refreshing, ngajak ketawa bareng, warm, dan kebersamaan. Secara terselubung juga banyak ngajarin nilai-nilai yang udah banyak dilupakan orang, seperti sesukses apapun seseorang, dia harus inget bahwa dia berangkat dari titik kecil, keluarganya.

Di salah satu variety shows, Strong Heart, Bada - S.E.S, Junho - 2PM, dan Kahi - After School sempet cerita gimana perjuangan orang tua-keluarga mereka supaya mereka sukses dan itu...... bikin terharu.

Maksudnya gini, bukan berarti manipulasi emosi, tapi dari cerita-cerita yang dibagikan, saya jadi tersadar untuk lebih menghargai keluarga di jaman yang mana nilai sebuah keluarga udah nyaris ga ada artinya. Lewat variety shows Korea ini saya sadar betapa mereka sangat menjunjung tinggi hormat kepada orang tua. Ini hal yang positif kan?

Image and video hosting by TinyPic

Tapi bukan berarti acara variety shows Korea ini membosankan kayak mata pelajaran PPKn yang ngajarin saling menghormati, tenggang rasa, dan cinta negara. Semua hal itu tertanam tanpa sadar dan justru karena nilai positif-positif ini bikin banyak orang yang akhirnya beralih ke acara TV Korea. Bawaannya seneng gitu lho nontonnya walaupun pake acara nangis terharu segala kalau ada yang sedih-sedih.

Buat saya sendiri sih, lebih seru ketawa waktu nonton variety shows yang ngajak ketawa bareng dibanding nontonin orang berantem.

Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic


Musik
Amerika: musik Amerika rata-rata masih lebih menang dibanding Korea kalau buat saya. Musiknya variatif dan liriknya wah. Nyaris setiap musisi punya ciri khasnya sendiri dan kita selalu bisa membedakan tiap musisi. Coba deh denger The Sounds – Wish You Were Here. Juara banget. Terus William Fitzsimmons – Mend Your Heart. Saya suka banget liriknya. Kalau saya lagi mood nulis yang gundah-galauna, saya sering dengerin William Fitzsimmons. Kalau lagi mau tidur juga dengerinnya William Fitzsimmons. Pokoknya Abang William kece lah walaupun brewoknya berlebihan.



Korea: karena saya ga ngerti bahasa Korea, saya sering search translation-nya lagu-lagu Korea dan kadang kecewa.... hahaha. Saya mengharapkan lirik yang wah dari lagu-lagu yang sangat catchy itu, tapi kadang liriknya bikin saya ‘eh, kok gini sih’. Cuma yah saya ga tau juga sih, karena saya ga ngerti bahasa Korea saya nerima-nerima aja sama hasil Google. Ga ngerti emang artinya beneran kayak gitu atau translator-nya yang ngaco, wahaha. Tapi secara keseluruhan, lagu-lagu Korea ini gampang sekali nempel di kepala saya. Khususnya lagu Big Bang dan 2NE1. Perpaduan musik mereka bikin semangat, mood boster di pagi hari. Perpaduan hip hop dan electronica. Woohoo! *heboh* *ngefans soalnya*

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic


Selebriti
Amerika: selebriti Amerika memang menarik, apalagi kehidupan mereka, tapi saya ga bisa suka sampai gimana sama mereka. Kayak contohnya gini, saya suka Angus & Julia Stone tapi saya ga sampai demen sama orangnya, saya cuma suka lagu mereka doang. Ada batas tersendiri yang bikin kita enggan untuk mengetahui lebih lanjut soal mereka, seperti latar belakang dan kehidupan pribadi yang detil. Saya ingin tahu hanya sebatas pada hasil kerja mereka.

Selebriti Hollywood cenderung cuek dan kadang isu negatifnya bikin saya males. Putus-nyambung, PDA yang direkayasa, rebutan pacar, bolak-balik rehab.... blah. Kadang terlalu dibuat-buat dan saya selalu mendapat kesan yang sama ketika membaca berita selebriti Hollywood: hidup mereka terkesan drama dan rumit banget.

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Korea: kebalikan dengan selebriti Amerika, selebriti Korea itu punya ‘magnet’-nya sendiri yang bikin kita ngerasa akrab dan pengen tahu tentang mereka. Mereka lebih perhatian dan peduli dengan fans-fansnya. Isu negatif tentu ada, tapi ga diperbesar. Mereka ga ‘bangga’ dengan isu negatif yang menimpa diri mereka dan dengan cepat memperbaiki diri. Ini yang saya suka dari selebriti Korea.

Selain itu, mereka juga sadar siapa mereka dan efek apa yang bisa mereka timbulkan atas perbuatan mereka. Mereka sadar mereka entertainer, mereka tahu bahwa resiko jadi entertainer adalah kehidupan privasi mereka yang akan berkurang dan tentunya banyak kritikan negatif yang bakal menimpa, dan mereka tahu apa yang harus mereka lakukan untuk menghibur masyarakat. Dengan adanya kesadaran ini, mereka jadi lebih hati-hati dalam bersikap.

Image and video hosting by TinyPic

Beginilah secara intinya. Ga berarti semua selebriti Korea dan Amerika pasti seperti itu, ini cuma kesimpulan saya secara umum dari apa yang saya lihat. Saya juga yakin, yang namanya industri dunia hiburan itu keras, pasti ada ‘permainan’ tersendiri baik di entertainment Korea atau Amerika lepas dari suksesnya mereka. Ada dark side-nya masing-masing. Apalagi di Korea itu manajemen sangat berperan buat boy/girlband. Pasti ada aja yang bikin kita geleng-geleng kepala kalau kita tahu, misalnya soal kontrak, latihan yang keras, kehidupan yang dikekang, dan lain sebagainya.

Beberapa orang bilang kalau yang bikin males dari entertainment Korea adalah betapa semua artisnya terlihat sama. Saya dulu juga merasa gitu. Sekarang saya juga masih suka keder kok kalau artisnya saya ga suka-suka banget. Karena itulah saya sangat menyukai artis-artis yang berani tampil berbeda. 2NE1 salah satunya. Saya suka konsep mereka. They’re not trying to be cute, karena saya sendiri kurang suka yang cute-cute gitu, hahaha. Terus juga kenapa saya suka Big Bang, karena mereka bukan pretty boy. Saya ga suka cowok-cowok ‘cantik’.

Iya memang udah banyak yang bilang kok selera saya aneh, pretty boy yang lucu gitu saya ga suka dan malah menyukai orang-orang yang jarang mendapat sorotan, bwahahaha. Saya ga suka cowok cantik soalnya nanti saya kalah, hahahahahahahaha......... bercanda berow.

Image and video hosting by TinyPic

Big Bang itu spesial. Mereka mungkin kalah 'cantik' dibanding boyband yang lain, tapi talenta dan personaliti mereka bikin Big Bang itu menarik. Kalau kata Imam Darto-nya Prambors, 'ganteng itu relatif, charming itu absolut'.

Mereka selalu bilang kalau mereka ingin bersenang-senang dengan fans mereka di setiap konser dan terbukti setiap nonton rekaman konser Big Bang, saya selalu diam terpaku. Mata ga bisa lepas dari layar. They know how to make the crowds go crazy. Salah satu impian saya adalah menghadiri konser Big Bang. Semoga Jakarta termasuk di daftar world tour mereka tahun ini. Amin. *fangirl-ing mode*

Salah satu penampilan mereka yang saya suka. Konser tunggal Big Bang. Ah gila, ini keren banget.

Image and video hosting by TinyPic

Di balik kesuksesan tiap dunia entertainment masing-masing negara, pasti ada kerja keras yang dilakukan, baik negatif atau positif. Tapi yang saya salut dari entertainment Amerika dan Korea adalah bagaimana mereka berani menjadi original. Korea itu terpengaruh sama Jepang, tapi mereka berhasil 'mencuri' resep sukses Jepang dan mengembangkannya sesuai dengan identitas negara mereka.

Mestinya Indonesia juga seperti ini. Bukan plek-plekan nyontek. Bikin boy/girlband bukan berarti salah, tapi ada konsep yang harus disesuaikan buat menunjukan identitas negara kita. Harus dikembangkan lagi, bukan menjadi kembaran. Misalnya dengan memasukan unsur musik-musik etnik khas Indonesia ke dalam lagu-lagunya.

Salah satu kuncinya itu sabar. Jangan serba instan. Cepet sukses, cepet juga turunnya. Para manajemen Korea itu keren banget buat saya, mereka seakan bisa meramal masa depan. Seinget saya, JYP, YG Entertainment, dan SM Entertainment itu didirikan di sekitar tahun 1995-1996. Saat itu entertainment Korea apaan sih dibanding entertainment Amerika?

Tapi mereka bisa dengan yakinnya merekrut anak-anak dan remaja yang dianggap berpotensi, lalu dilatih dan dibentuk sedemikian rupa (pastinya dengan budget yang ga main-main). Hasil kerjanya baru bisa 'di-launching' di tahun 2000an (contohnya, Big Bang debut tahun 2006 dan 2NE1 di tahun 2009).

Lalu untung yang mereka dapat? Balik modal berlipat ganda. Big Bang sukses besar, permintaan konser bahkan datang dari Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Selatan. Buah hasil kesabaran.

Saya selalu berharap suatu saat nanti dunia entertainment Indonesia bisa maju dan lebih mendidik serta memberi masukan positif ke masyarakat. Supaya suatu saat nanti ada seseorang yang karena dia, masyarakat negara lain berbondong-bondong pengen ke Indonesia dan bahkan belajar bahasa Indonesia, seperti saat ini banyak orang Indonesia belajar bahasa Korea karena efek dari entertainment Korea.

MIXTAPE: CLINGING TO A DREAM

0 cmmnt(s)
Image and video hosting by TinyPic

I don’t know what they are called, the spaces between seconds– but I think of you always in those intervals. — Salvador Plascencia

Track list:
1. Sigur Ros - Saeglopur
2. The Sounds - Wish You Were Here
3. William Fitzsimmons - It's Not True
4. Bon Iver - The Park (Feist cover)
5. Angus & Julia Stone - For You
6. Feist ft. Eirik Glambek Boe - How My Heart Behaves
7. Julia Stone - My Baby
8. Adam Agin - Please Don't Leave Quite Yet


Image by Stayshie.